<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
   <channel>
    <atom:link href="http://mysexy.webnode.com/rss/blog.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
      <title>Blog - mysexy.webnode.com</title>
      <link>http://mysexy.webnode.com</link>
      <description></description>
      <language>en</language>
      <pubDate>Sat, 10 Jan 2009 12:31:00 +0100</pubDate>
      <lastBuildDate>Sat, 10 Jan 2009 12:31:00 +0100</lastBuildDate>
      <category>Blog</category> 
      <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs>
      <generator>Rubicus v2.0</generator>
      <managingEditor><![CDATA[jennetwicaksono@yahoo.co.id (jennetwicaksono@yahoo.co.id)]]></managingEditor>
      <webMaster><![CDATA[jennetwicaksono@yahoo.co.id (jennetwicaksono@yahoo.co.id)]]></webMaster>
      <item>
         <title>Off The Record</title>
         <link>http://mysexy.webnode.com/news/off-the-record/</link>
         <description><![CDATA[UNTUK hal-hal tertentu, narasumber sering memberi catatan off the record terkait statement yang diberikannya. Sebaiknya, wartawan mengulang pernyataan tersebut satu atau dua kali, dan menanyakan kembali bagian mana saja yang off the record.

Off the record sendiri secara sederhana bisa dipahami sebagai informasi yang diberikan untuk tidak disebarluaskan.

Biasanya, naskah off the record diberikan narasumber untuk dua hal, yakni menunjukkan bahwa ia tahu cukup dalam tentang masalah yang sedang...]]></description>
         <pubDate>Sat, 10 Jan 2009 12:31:00 +0100</pubDate>
         <guid isPermaLink="true">http://mysexy.webnode.com/news/off-the-record/</guid>
         <category>Blog</category>
      </item>
      <item>
         <title>Melindungi Narasumber</title>
         <link>http://mysexy.webnode.com/news/melindungi-narasumber1/</link>
         <description><![CDATA[

KEPANDAIAN seorang wartawan saat melakukan wawancara, kerap membuat nara sumber lupa bahwa saat itu ia sedang diwawancara, dan apa pun yang ia katakan akan dapat disebarluaskan di media massa.

Saking asyiknya nara sumber dapat sangat mungkin tanpa sengaja membocorkan rahasia-rahasia penting, hal-hal yang dapat menimbulkan kehebohan, atau hal-hal yang memiliki konsekuensi hukum. Saking asyiknya, nara sumber juga bisa tanpa sengaja memberikan penilaian yang berlebihan terkait seseorang,...]]></description>
         <pubDate>Fri, 09 Jan 2009 14:41:00 +0100</pubDate>
         <guid isPermaLink="true">http://mysexy.webnode.com/news/melindungi-narasumber1/</guid>
         <category>Blog</category>
      </item>
      <item>
         <title>Narasumber</title>
         <link>http://mysexy.webnode.com/news/narasumber1/</link>
         <description><![CDATA[NARA sumber adalah orang yang terkait dengan rangkaian fakta yang akan diberitakan yang dimintai keteranganan, dan pernyataannya oleh seorang wartawan.

Secara umum, nara sumber ini terbagi dalam dua bagian besar, yakni nara sumber utama (primer), dan nara sumber pendamping (sekunder).

Nara sumber utama adalah orang yang terkait langsung dengan rangkaian fakta yang diberitakan. Jika kita ambil contoh sebuah peristiwa kebakaran, nara sumber utama terdiri dari korban yang selamat, para saksi...]]></description>
         <pubDate>Fri, 09 Jan 2009 14:38:00 +0100</pubDate>
         <guid isPermaLink="true">http://mysexy.webnode.com/news/narasumber1/</guid>
         <category>Blog</category>
      </item>
   </channel>
</rss>