<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
   <channel>
    <atom:link href="http://mysexy.webnode.com/rss/bahasa.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
      <title>BAHASA - mysexy.webnode.com</title>
      <link>http://mysexy.webnode.com</link>
      <description></description>
      <language>en</language>
      <pubDate>Sun, 11 Jan 2009 16:20:00 +0100</pubDate>
      <lastBuildDate>Sun, 11 Jan 2009 16:20:00 +0100</lastBuildDate>
      <category>BAHASA</category> 
      <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs>
      <generator>Rubicus v2.0</generator>
      <managingEditor><![CDATA[jennetwicaksono@yahoo.co.id (jennetwicaksono@yahoo.co.id)]]></managingEditor>
      <webMaster><![CDATA[jennetwicaksono@yahoo.co.id (jennetwicaksono@yahoo.co.id)]]></webMaster>
      <item>
         <title>Tanda Baca</title>
         <link>http://mysexy.webnode.com/news/kesalaan-ejaan/</link>
         <description><![CDATA[KESALAHAN bahasa kerap bersumber dari&#160; kesalahan penerapan ejaan, terutama tanda baca. Penyebabnya, antara lain ialah adanya perbedaan konsepsi pengertian tanda baca di dalam ejaan sebelumnya yaitu tanda baca diartikan sebagai tanda bagaimana seharusnya membaca tulisan. 

Misalnya,&#160; tanda tanya sebagai penandakan intonasi naik. Hal seperti itu sekarang tidak seluruhnya dapat dipertahankan. Perhatikan contoh 1-5. Intonasi kalimat tanya hanya akan naik jika kalimat itu tidak didahului...]]></description>
         <pubDate>Sun, 11 Jan 2009 16:20:00 +0100</pubDate>
         <guid isPermaLink="true">http://mysexy.webnode.com/news/kesalaan-ejaan/</guid>
         <category>BAHASA</category>
      </item>
   </channel>
</rss>